Kamis, 02 April 2015

Karakteristik Bandara untuk Airbus A380-800

Tipe Pesawat Terbang
Jenis-jenis pesawat terbang bisa ditinjau dari beberapa hal, yakni:
  1. Ditinjau dari kegunaannya
  2. Ditinjau dari jumlah wing
  3. Ditinjau dari bentuk wing
  4. Ditinjau dari bentuk stabilizer
  5. Ditinjau dari alat pendaratannya
  6. Ditinjau dari jumlah mesin

Karakteristik Pesawat Terbang
Beberapa karakteristik pesawat terbang dan kegunaannya:
  1. Berat : berguna untuk menentukan tebal lapis perkerasan runway, taxiway dan apron
  2. Ukuran : panjang badan dan sayap pesawat terbang mempengaruhi ukuran dan konfigurasi bangunan, terminal dan apron
  3. Kapasitas : kapasitas penumpang sangat penting untuk mendukung fasilitas bangunan terminal
  4. Panjang runways : Panjang runways yang dibutuhkan mempengaruhi luas area pendaratan pada suatu lapangan terbang

Kamis, 12 Februari 2015

Metode Uji Pembebanan (Load Test)

Pengertian
Uji pembebanan (load test) adalah merupakan suatu metode pengujian yang bersifat setengah merusak atau merusak secara keseluruhan komponen-komponen bangunan yang diuji. Pengujian yang dimaksud dapat dilakukan dengan beberapa metode salah satu diantaranya adalah metode uji beban (Load Test).
Tujuan load test pada dasarnya adalah untuk membuktikan bahwa tingkat keamanan suatu struktur atau bagian struktur sudah memenuhi persyaratan peraturan bangunan yang ada, yang tujuannya untuk menjamin keselamatan umum. Oleh karena itu biasanya load test hanya dipusatkan pada bagian-bagian struktur yang dicurigai tidak memenuhi persyaratan tingkat keamanan berdasarkan data-data hasil pengujian material dan hasil pengamatan.

Alat Uji Pembebanan (Load Test)

Metode Hammer Test

Pengertian
Hammer test yaitu suatu alat pemeriksaan mutu beton tanpa merusak beton. Di samping itu dengan menggunakan metode ini akan diperoleh cukup banyak data dalam waktu yang relatif singkat dengan biaya yang murah. Metode pengujian ini dilakukan dengan memberikan beban intact (tumbukan) pada permukaan beton dengan menggunakan suatu massa yang diaktifkan dengan menggunakan energi yang besarnya tertentu. Jarak pantulan yang timbul dari massa tersebut pada saat terjadi tumbukan dengan permukaan beton benda uji dapat memberikan indikasi kekerasan juga setelah dikalibrasi, dapat memberikan pengujian ini adalah jenis "Hammer". Alat ini sangat berguna untuk mengetahui keseragaman material beton pada struktur. Karena kesederhanaannya, pengujian dengan menggunakan alat ini sangat cepat, sehingga dapat mencakup area pengujian yang luas dalam waktu yang singkat. Alat ini sangat peka terhadap variasi yang ada pada permukaan beton, misalnya keberadaan partikel batu pada bagian-bagian tertentu dekat permukaan.

Rabu, 11 Februari 2015

Geotekstile

Geotekstil adalah lembaran sintesis yang tipis, fleksibel, permeable yang digunakan untuk stabilisasi dan perbaikan tanah dikaitkan dengan pekerjaan teknik sipil. Pemanfaatan geotekstil merupakan cara moderen dalam usaha untuk perkuatan tanah lunak.


Beberapa fungi dari geotekstil yaitu:
  1. untuk perkuatan tanah lunak.
  2. untuk konstruksi teknik sipil yang mempunyai umur rencana cukup lama dan mendukung beban yang besar seperti jalan rel dan dinding penahan tanah.
  3. sebagai lapangan pemisah, penyaring, drainase dan sebagai lapisan pelindung.

Geomembrane

Geomembrane berbentuk lembaran yang terbuat dari bahan HDPE (High Density Polyetylene) yang mempunyai tingkat impermeabilitas yang sangat tinggi dan sangat homogen berfungsi sebagai lapis kedap air (impermeable liner), selain mempunyai impermeabilitas yang tinggi kelebihan lain material ini sangat tahan terhadap ultraviolet dan bahan kimia yang berbahaya, membuat lapisan impermeable yang baik guna menghindari tercemarnya air tanah dari limbah yang ditampung kolam, yang kadang
kala tidak cuma air kotor, tetapi juga mengandung limbah berbahaya.
Geomembrane ada beberapa tipe ketebalan yang dalam pemilihannya tergantung dari keadaan lapangan yang memungkinkan atau tidak dan juga jenis dan kadar bahan kimia atau limbah yang akan tampung.
Dalam pelaksanaan konstruksi (installation), geomembrane memerlukan penyambungan dengan alat khusus. Geomembrane ini memerlukan mesin las khusus yakni Extrusion Welder dan Hot Wedge yang nanti dalam pelaksanaannya tim kami yang akan menyediakan.

Pompa Pemadam Kebakaran

Pompa pemadam kebakaran berfungsi memompa air ke seluruh hidran dan springkler melalui pipa-pipa induk atau pipa-pipa tegak sesuai dengan pembagian zone masing-masing (Materi Pemadam Kebakaran dikutip dari: http://konsultanmeonline.wordpress.com). Berdasarkan SNI 03-6570-2001 butir 2.2.2 menjelaskan bahwa penggerak yang dapat diterima untuk pompa pada suatu instalasi tunggal adalah motor listrik, motor diesel, turbin uap, dan kombinasinya.
Berdasarkan peraturan di atas harus disediakan 3 jenis pompa yaitu pompa jockey, pompa elektrik, dan pompa diesel. Pada dasarnya ketiga jenis pompa tersebut memiliki fungsi yang sama yakni menyebarkan air. Namun yang menjadi perbedaan adalah sumber energi penggeraknya terutama untuk pompa elektrik dan pompa diesel. Pompa jockey sendiri selain untuk menyebarkan air berfungsi juga untuk mempertahankan tekanan yang ada di dalam pipa. Penggunaan tiga jenis pompa tersebut bertujuan agar ketika terjadi kerusakan pada salah satu pompa harapannya untuk pompa yang lain bisa mengganti sehingga sistem yang berhubungan dengan pompa tetap bekerja.

Sistem Deteksi dan Alarm Kebakaran

Sistem Detektor
Sistem deteksi dan alarm kebakaran sangat penting untuk bangunan gedung, karena berfungsi sebagai pemberi peringatan pada penghuni bangunan agar segera menyelamatkan diri (Taufan, 2011).

Contoh skema sistem deteksi dan alarm

Selasa, 10 Februari 2015

Sistem Sprinkler Otomatis

Menurut Taufan (2011), sprinkler merupakan pemadam kebakaran yang paling efektif jika dibandingkan dengan sistem yang lain. Oleh karena itu sistem sprinkler sangat penting digunakan pada bangunan gedung. Dalam SNI 03-3989-2000 butir 3.1, disebutkan instalasi sprinkler adalah suatu sistem instalasi pemadam kebakaran yang dipasang secara tetap/permanen di dalam bangunan yang dapat memadamkan kebakaran secara otomatis dengan menyemprotkan air di tempat mula terjadinya kebakaran.


SNI 03-3989-2000 butir 3.12 dan 3.13, menjelaskan bahwa sistem pemasukan pada sistem sprinkler ada dua yaitu susunan pemasukan di tengah dan susunan pemasukan di ujung.

Sistem Hidran

Definisi hidran adalah suatu alat yang dilengkapi dengan slang (fire hose) dan mulut pancar (nozzle) untuk mengalirkan air bertekanan yang digunakan untuk keperluan pemadaman kebakaran. Sistem hidran berkaitan dengan sistem pipa tegak. Pada bangunan tinggi umumnya menggunakan hidran halaman dan hidran bangunan.

Skema sistem hidran

Senin, 09 Februari 2015

Sistem Pipa Tegak

Sistem pipa tegak pada bangunan gedung sangat penting, dikarenakan berfungsi sebagai saluran pasokan air pada saat terjadi kebakaran. Pada SNI 03-1745-2000 butir 3.20, dijelaskan bahwa sistem pipa tegak adalah suatu susunan dari pemipaan yang memasok air ke hidran dan sprinkler dan dalam penyebaran airnya dibantu pompa kebakaran. Dalam sistem pipa tegak terdapat pipa pembagi utama, pipa pembagi, dan pipa cabang, umumnya dalam bidang horizontal yang berfungsi menghubungkan sistem sprinkler dan hidran dengan pipa tegak. Pada Bab 5 butir 5.2.1 Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor: 26/PRT/M/2008, perancangan dan pemasangan sistem pipa tegak harus sesuai dengan SNI 03-1745-2000, atau edisi terbaru, tentang Tata Cara Perencanaan dan Pemasangan Sistem Pipa Tegak dan Slang untuk Pencegahan Bahaya Kebakaran pada Bangunan Rumah dan Gedung.

Sistem Pipa Tegak

Sabtu, 07 Februari 2015

Pengendali Asap

Pengendalian asap sesuai dengan fungsinya yaitu dirancang untuk menghalangi aliran asap ke dalam sarana jalan keluar, tempat berlindung dan lain-lain. Dalam perencanaan pengendali asap ada beberapa kriteria yang disyaratkan berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor: 26/PRT/M/2008 Bab 4 butir 4.9 antara lain:
  1. Dibuat untuk membagi-bagi ruangan dalam rangka membatasi gerakan asap,
  2. Dibuat menerus dari dinding luar ke dinding luar, dari lantai ke lantai atau dari penghalang asap ke pengahalang asap atau kombinasinya,
  3. Penghalang api yang digunakan sebagai pengahalang asap asalkan dapat membatasi gerakan asap, dan 
  4. Pintu penghalang asap harus benar-benar menutupi bukaan pintu, tidak boleh ada celah sedikitpun pada daun pintu, dan bisa menutup sendiri secara otomatis. 
Menurut Juwana (2005:145) untuk dinding penghalang asap harus tahan terhadap api minimal 2 jam dan untuk pintu penghalang asap harus tahan terhadap api minimal 1,5 jam.
Ada beberapa media yang dapat digunakan untuk mengendalikan asap sangat tergantung dari fungsi dan luas bangunan (Juwana, 2005:143), di antaranya:
  1. Saluran ventilasi udara yang merupakan sistem pengendali asap otomatis, sistem ini dapat berupa bagian dari sistem tata udara atau ventilasi dengan peralatan mekanis (exhaust fan atau blower), dan
  2. Sistem penyedotan asap melalui saluran kipas udara di atas bangunan.

Tangga Darurat/Tangga Kebakaran

Bangunan gedung harus disediakan sarana vertikal selain lift, seperti tangga darurat. Dalam Bab 1 butir 69 Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor: 26/PRT/M/2008, tangga kebakaran adalah tangga yang direncanakan khusus untuk penyelamatan bila terjadi kebakaran.

Tangga darurat di luar gedung

Tangga darurat di dalam gedung

Jumat, 06 Februari 2015

Jalan Keluar/Akses Evakuasi

Salah satu syarat keselamatan pada gedung bangunan adalah sarana jalan keluar. Menurut Irawan (2009) penentuan jumlah jalan keluar/akses evakuasi ditentukan sesuai dengan jumlah pintu kebakaran pada setiap lantai. Jumlah jalan keluar yang disyaratkan yaitu dua jalan keluar untuk setiap lantai seperti yang telah dijelaskan dalam Bab 3 butir 2.3 Keputusan Menteri Negara Pekerjaan Umum Nomor: 10/KPTS/2000.
Perencanaan lokasi jalan keluar ada kriteria yang disyaratkan yaitu jarak tempuh ke eksit harus diukur pada lantai atau permukaan jalan lainnya, syarat jarak tempuh ke eksit dapat dilihat pada tabel di bawah ini:

Tabel Lintasan Bersama, Ujung Buntu, dan Batas Jarak Tempuh

Pintu Keluar/Pintu Kebakaran

Dalam sebuah bangunan harus memiliki pintu keluar/pintu kebakaran yang berfungsi untuk akses evakuasi. Dalam perencanaan pintu keluar ada beberapa kriteria yang disyaratkan untuk digunakan dalam perancangan pada Tabel Jarak Tempuh Keluar tentang lokasi pintu keluar dan jarak maksimal dari pintu keluar ke tempat yang aman di luar bangunan.

Tabel Jarak Tempuh Keluar

Dalam Bab 3 Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor: 26/PRT/M/2008 menjelaskan bahwa pintu

Akses Petugas Pemadam Kebakaran

Di sebuah bangunan gedung sangat perlu disediakan akses petugas pemadam kebakaran, agar petugas pemadam kebakaran dapat langsung atau dengan mudah untuk masuk ke dalam bangunan saat terjadi kebakaran. Dalam Bab 2 butir 2.4 Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor: 26/PRT/M/2008 dan SNI 03-1735-2000 butir 6, menjelaskan bahwa:
  1. Bukaan akses untuk petugas pemadam kebakaran dibuat melalui dinding luar untuk operasi pemadaman dan penyelamatan. Bukaan tersebut harus siap dibuka dari dalam dan luar atau terbuat dari bahan yang mudah dipecahkan, dan senantiasa bebas hambatan selama bangunan dihuni atau dioperasikan.
  2. Ukuran bukaan akses petugas pemadam kebakaran tidak boleh kurang dari 850 mm lebar dan 1000 mm tinggi, dengan tinggi ambang bawah tidak lebih dari 1000 mm dan tinggi ambang atas kurang dari 1800 mm di atas permukaan lantai bagian dalam.
  3. Bukaan akses pemadam kebakaran harus diberi tanda segitiga warna merah dengan ukuran tiap sisi minimum 150 mm dan diletakkan pada sisi luar dan sisi dalam dinding dan diberi tulisan : “AKSES PEMADAM KEBAKARAN – JANGAN DIHALANGI” dengan ukuran tinggi minimal 50 mm. Ketentuan ini tidak dipersyaratkan untuk bangunan gedung hunian rumah tinggal satu atau dua keluarga.

Lapis Perkerasan (Hard Standing) dan Jalur Akses Masuk (Acces Way)

Lapisan perkerasan (hard standing) dan jalur akses masuk (acces way) sangat penting sebagai penunjang dalam sistem proteksi kebakaran pada sebuah bangunan tinggi. Lapisan perkerasan (hard standing) dan jalur akses masuk (acces way) merupakan jalur atau area mobil kebakaran untuk melakukan pemadaman kebakaran. Dalam Bab 2 butir 2.3.4 Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor: 26/PRT/M/2008 dan SNI 03-1735-2000 butir 4.2 menjelaskan bahwa:
  1. Di setiap bagian dari bangunan gedung hunian di mana ketinggian lantai hunian tertinggi diukur dari rata-rata tanah tidak melebihi 10 meter, maka tidak dipersyaratkan adanya lapis perkerasan, kecuali diperlukan area operasional dengan lebar 4 meter sepanjang sisi bangunan gedung tempat bukaan akses diletakkan, asalkan ruangan operasional tersebut dapat dicapai pada jarak 45 meter dari jalur masuk mobil pemadam kebakaran.
  2. Dalam tiap bagian dari bangunan gedung (selain bangunan gedung rumah tinggal satu atau dua keluarga), perkerasan harus ditempatkan sedemikian rupa agar dapat langsung mencapai bukaan akses pemadam kebakaran pada bangunan gedung. Perkerasan tersebut harus dapat mengakomodasi jalan masuk dan manuver mobil pemadam, snorkel, mobil pompa dan mobil tangga dan platform hidrolik.
  3. Pada pembangunan bangunan gedung bukan hunian seperti pabrik dan gudang, harus disediakan jalur akses dan ruang lapis perkerasan yang berdekatan dengan bangunan gedung untuk peralatan pemadam kebakaran. Jalur akses tersebut harus mempunyai lebar minimal 6 m dan posisinya minimal 2 m dari bangunan gedung dan dibuat minimal pada 2 sisi bangunan gedung. Ketentuan jalur masuk harus diperhitungkan berdasarkan volume kubikasi bangunan gedung.

Pencegahan Bahaya Kebakaran


Pencegahan Kebakaran pada suatu gedung karena dapat menimbulkan kerugian berupa:
  1. Korban manusia
  2. Harta benda
  3. Terganggunya proses produksi/jasa
  4. Kerusakan lingkungan
  5. Terganggunya masyarakat
  6. Terganggunya suatu negara

Kamis, 05 Februari 2015

Bendung

Definisi
Bendung adalah suatu bangunan yang melintang pada aliran sungai (palung sungai), yang terbuat dari pasangan batu kali atu bronjong, atau beton, yang berfungsi untuk meniggikan muka air agar dapat dialirkan ke tempat yang diperlukan.

Selasa, 03 Februari 2015

Mesin Perawatan Jalan Rel (MPJR)


MPJR atau Mesin Perawatan Jalan Rel adalah sarana perkeretaapian yang fungsinya untuk merawat jalan rel dari segi apapun. MPJR ini sangat sangat dibutuhkan keberadaannya di dunia perkeretaapian, kalau tidak ada alat ini mungkin sering terjadi kecelakaan seperti roda kereta api keluar rel, dan sebagainya. Oleh karena itu, MPJR pasti ada di setiap negara yang ada transportasi kereta api. MPJR bentuknya berbeda dengan kereta api lainnya. MPJR biasanya berwarna kuning. Fungsi MPJR adalah sebagai berikut:
  1. Memadatkan batu-batu yang ada di bawah bantalan rel
  2. Merapikan batu-batu yang ada di rel
  3. Mengelas rel
  4. Memasang rel
  5. Dan lain-lain
MPJR ada beberapa tipe seperti:
  1. MTT (Multi Tie Tamper) yang fungsinya buat memadatkan batu-batu yang ada dibawah bantalan.

Pemadatan Tanah dengan cara Ledakan (Blasting)

Pemadatan tanah cara ledakan (Blasting) adalah cara yang ekonomis untuk pemadatan lapisan pasir renggang yang cukup tebal (dalam). Prosedur pemadatan pada umumnya adalah:
  1. Pembuatan/pemancang pipa dengan cara getar, jetting, auger boring atau lainnya. Kedalaman pipa sampai sedalam ledakan yang diinginkan.
  2. Pemasangan bahan peledak (dinamit) dalam pipa tersebut.
  3. Pengurangan kembali pipa (backfilling of pipe).
  4. Peledakan bahan dinamit menurut pola ledak dan kekuatan ledak yang direncanakan.
Peledakan akan menghasilkan gelombang getar tekan dan geser yang akan meruntuhkan susunan partikel tanah asli dan membentuk susunan yang lebih padat. Menurut Ivanov, dan pengalaman didapatkan pedoman pemadatan dengan ledakan (samapi kedalaman 20 meter yang terpengaruh) sebagai berikut:
  1. Ukuran ledakan 1 Kg sampai 12 Kg per hulu ledak.
  2. Kedalaman pusat ledakan, pusat ledakan harus tertimbun pada kedalaman > ¼ kali kedalaman total (samapi kedasar lapisan tanah yang ingin dipadatkan) tetapi letak pusat ledakan pada kedalaman ½ samapai ¾ kali kedalaman total lebih umum dilakukan orang.

Pemadatan Tanah dengan cara Vibrocompaction

Pemadatan dengan cara vibrocompaction umumnya hanya efektif untuk tanah bergradasi pasir dan lebih kasar dari pasir.
Cara ini umumnya dilakukan dengan bantuan alat vibrocompaction yang dapat berupa tiang (pancang) berujung terbuka atu tertutup. Tiang tersebut dimasukkan ke dalam tanah dengan digetar. Pada sebagian cara ini, tanah dipadatkan dengn menusuk-nusukan tiang pancangyang bergeratr dalam tanah (tanpa tambahan material pengisi) dan sebagian lagi dengan menambah material pengisi (pasir atau kerikil).


Adapun pada prinsipnya cara vibrocompaction ini dapat dibedakan menjadi beberapa cara berikut.

Sabtu, 31 Januari 2015

Gaya Helicoidal pada Tikungan Sungai

Helicoidal aliran adalah cockscrew (spiral) gerakan yang bertanggung jawab untuk memindahkan air sungai terkikis beban dari luar ke tepi sebuah sungai. Pada belokan sungai, memungkinkan terjadinya gaya sentrifugal. Gaya sentrifugal pada belokan akan menyebabkan timbulnya arus melintang sungai, dan bersama-sama dengan aliran utama membentuk aliran helicoidal. Aliran helicoidal adalah gerakan spiral air sungai yang menyebabkan terkikisnya sisi luar sungai dan pengendapan pada sisi dalam sungai. Besarnya kecepatan arus melintang berkisar antara 10-15% dari kecepatan pada arah utama aliran dengan cirri bahwa di dekat permukaan, arus melintang bergerak kearah belokan dalam.
Erosi dan endapan sungai karena aliran helicoidal ini menyebabkan terbentuknya liku sungai. Dampak utama akibat aliran helicoidal ini adalah terjadinya serangan pada tebing sungai pada sisi luar belokan, serta pengendapan atau sedimentasi pada dasar sungai di dekat sisi dalam belokan.
Gaya yang bekerja dan skema aliran helicoidal yaitu:

Konstruksi Rel Kereta Api

Jalan rel kereta api (UK: Railway Tracks, US: Railroad Tracks) atau biasa disebut dengan rel kereta api, merupakan prasarana utama dalam perkeretaapian dan menjadi ciri khas moda transportasi kereta api. Ya, karena rangkaian kereta api hanya dapat melintas di atas jalan yang dibuat secara khusus untuknya, yakni rel kereta api. Rel inilah yang memandu rangkaian kereta api bergerak dari satu tempat ke tempat yang lain.
Dalam pengamatan secara awam, kita melihat rel sebagai jalan untuk lewat kereta api yang terdiri atas sepasang batang rel berbahan besi baja yang disusun secara paralel dengan jarak yang konstan (tetap) antara kedua sisinya. Batang rel tersebut ditambat (dikatikan) pada bantalan yang disusun secara melintang terhadap batang rel dengan jarak yang rapat, untuk menjaga agar rel tidak bergeser atau renggang.

Jumat, 30 Januari 2015

Bata Ringan (Hebel)

Pengertian
Bata ringan adalah batu bata yang memiliki berat jenis lebih ringan daripada bata pada umumnya. Bata ringan dikenal ada 2 (dua) jenis: Autoclaved Aerated Concrete (AAC) dan Cellular Lightweight Concrete (CLC). Keduanya didasarkan pada gagasan yang sama yaitu menambahkan gelembung udara ke dalam mortar akan mengurangi berat beton yang dihasilkan secara drastis. Perbedaan bata ringan AAC dengan CLC dari segi proses pengeringan yaitu AAC mengalami pengeringan dalam oven autoklaf bertekanan tinggi sedangkan bata ringan jenis CLC yang mengalami proses pengeringan alami. CLC sering disebut juga sebagai Non-Autoclaved Aerated Concrete (NAAC).

Admixture Beton SIKA

Admixture beton merupakan bahan/material penting dalam melakukan pekerjaan struktur. SIKA juga memproduksi produk admixture beton atau sering disebut bahan tambahan ini. Produk admixture beton SIKA terdiri dari:
  1. SIKACIM ACCELERATOR: Bahan tambahan untuk menyumbat bocor seketika itu juga. Berguna untuk mempercepat pengeringan/setting mortar serta menambah daya rekat dan kekuatan mortar.
  2. SIKACIM BONDING ADHESIVE: Bahan tambahan untuk mortar. Berguna untuk mempermudah pengerjaan dan meningkatan daya rekat mortar serta mengurangi keropos dan retak.
  3. SIKACIM CONCRETE ADDITIVE: Bahan tambahan untuk mempercepat pengerasan beton dengan pengurangan air tetapi mempermudah pengecoran beton.

Bahan Penguat Beton BETONMIX

Betonmix merupakan bahan campuran tambahan/admixture beton yang berguna untuk meningkatkan kualitas adukan beton, sehingga mempermudah pengerjakan (workability) dan menghasilkan beton dengan mutu yang tinggi. Betonmix dapat mengurangi kebutuhan air tanpa menurunkan slump beton.
Keunggulan dari Betonmix adalah meningkatkan mutu beton, mempercepat pengerasan beton, dan mempermudah pengecoran beton.

Kamis, 29 Januari 2015

GRC (Glassfibre Reinforced Cement)

Pengertian
GRC  (Glassfibre Reinforced Cement) adalah material yang terbuat dari campuran semen dan pasir (agregat halus) yang diperkuat dengan glassfibre alkali resistant.
Secara umum GRC ada 2 macam yaitu GRC panel produksi pabrikan dan GRC cetak. GRC panel produksi pabrikan berupa lembaran dengan ukuran 1.20x2.40 m2. Sedangkan GRC cetak bisa dibentuk sesuai desain yang ada misalnya profilan-profilan, ornamen dekorasi, dan lain-lain.
Aplikasi Material GRC sangat beraneka ragam dalam dunia arsitektur, antara lain panel dinding, profil cetak dekorasi, cover kolom struktur, plafond, partisi, partisi kubikal toilet.
GRC terutama GRC cetak banyak digunakan untuk cover elemen bangunan seperti dinding dan kolom yang terdapat banyak profilan. Setelah dicetak GRC cetak tinggal dipasang pada rangkanya yang biasa berupa besi siku dengan begitu akan lebih mudah dan cepat dalam pelaksanaan pekerjaannya.

Rabu, 28 Januari 2015

Dinding Geser (Shear Wall)

Pengertian Dinding Geser
Sebuah dinding geser atau shear wall merupakan dinding yang dirancang untuk menahan geser, gaya lateral akibat gempa bumi. Banyak bangunan mandat penggunaan dinding geser untuk membuat rumah yang lebih aman dan lebih stabil, dan belajar tentang dinding geser adalah bagian penting dari
pendidikan arsitektur. Arsitek diwajibkan untuk berpikir tentang dinding geser dan fitur-fitur keselamatan lain ketika mereka merancang struktur, sehingga mereka dapat mengakomodasi dinding untuk membuat struktur suara sementara juga estetis menyenangkan.
Ketika dinding geser dibangun, itu dibangun dalam bentuk garis berat menguatkan dan diperkuat panel. Di beberapa daerah, dinding geser yang dikenal sebagai garis dinding bersiap karena alasan ini. Dinding idealnya menghubungkan dua dinding eksterior, dan juga penahan dinding geser lainnya
dalam struktur. Menguatkan dicapai dengan tanda kurung dan logam berat balok kayu atau dukungan yang menjaga dinding geser kuat dan kokoh.
Dinding geser yang efektif adalah baik kaku dan kuat. Kekakuan saja tidak akan cukup, sebagai sesuatu yang kaku, semakin rapuh adalah menjadi; seorang cracker, misalnya, kaku, tapi Anda tidak bisa mengandalkan dalam gempa bumi. Kekuatan sendiri juga tidak cukup, karena benda-benda dapat
sangat kuat, tapi masih sangat memberi. Sebuah kaku, dinding yang kuat, di sisi lain, melawan pasukan lateral sementara memberikan dukungan.

Minggu, 25 Januari 2015

Terminal Penumpang


Pengertian Umum
Terminal merupakan titik dimana penumpang dan barang masuk atau keluar dari sistem jaringan transportasi. Ditinjau dari sistem jaringan transportasi secara keseluruhan, terminal merupakan simpul utama dalam jaringan dimana sekumpulan lintasan rute secara keseluruhan bertemu. Dengan demikian terminal merupakan komponen utama dalam sistem jaringan transportasi jalan yang mempunyai peran dan fungsi yang sangat penting. Terminal bukan saja merupakan komponen fungsional utama dari sistem, tetapi juga sering merupakan prasarana dimana titik kemacetan mungkin terjadi.
Menurut Undang-Undang Lalu Lintas No. 14 tahun 1992, terminal adalah prasarana transportasi jalan untuk keperluan memuat dan menurunkan orang dan atau barang serta mengatur kedatangan dan pemberangkatan kendaraan umum, yang merupakan salah satu wujud simpul jarinya transportasi.
Yang dimaksud terminal bus sendiri adalah tempat dimana sekumpulan bus mengakhiri dan mengawali lintasan operasionalnya. Dengan mengacu kepada definisi tersebut, maka pada bangunan terminal, penumpang dapat mengakhiri perjalanannya dengan mengganti lintasan bus lainnya. Di lain pihak, bagi pengemudi bus maka bangunan terminal adalah tempat dimana kendaraan dapat beristirahat sejenak, yang selanjutnya dapat digunakan juga kesempatan tersebut untuk perawatan ringan ataupun pengecekan mesin.

Kamis, 15 Januari 2015

Perancah (Scaffolding)

Fungsi Perancah (Scaffolding)
Perancah (scaffolding) adalah merupakan suatu konstruksi pendukung pada suatu pekerjaan sebuah proyek yang tebuat dari rangka besi yang berbentuk khusus buatan pabrik dengan daya dukung tertentu, dimana pada pekerjaan ringan dapat dipakai sebagai penyangga untuk pekerja, pada pekerjaan yang lebih tinggi.
Perancah terdiri dari rangkaian atau komponen yang disusun dengan arah vertikal maupun diarangkai secara horisontal dan dipergunakan untuk keperluan yang bersifat sementara.


Perancah (Scaffolding)

Pada dasarnya perancah berfungsi sebagai:
  1. Landasan untuk pekerja dalam melaksanakan pekerjaan.
  2. Penopang atau penyangga bekisting
Perancah dapat digunakan pada pekerjaan bangunan gedung maupun konstruksi lainnya seperti jembatan, tower maupun konstruksi lainnya.

Senin, 12 Januari 2015

Lampu Bandara

Penerangan Lampu Bandara digunakan di bandara yang memungkinkan pendaratan malam. Dilihat dari udara, lampu landasan membentuk garis besar landasan. Sebuah landasan tertentu mungkin memiliki beberapa atau semua hal berikut:
  1. Runway End Lights Identification (REIL) - searah (menghadap arah pendekatan) atau sepasang Omnidirectional disinkronisasi berkedip lampu dipasang di ambang landasan pacu, satu di setiap sisi.
  2. Lampu Runway end (REL) - masing-masing empat lampu di setiap sisi landasan pacu, lampu ini memanjang sepanjang landasan pacu. Lampu ini menunjukkan hijau ketika dilihat dari pesawat yang mendekati dan merah jika dilihat dari arah sebaliknya.
  3. Runway Side Light (RSL) - lampu ditinggikan warna putih yang sepanjang panjang landasan pacu di kedua sisi. Pada posisi landasan pacu, tepi pencahayaan menjadi kuning diposisi 2.000 kaki (610 m) dari landasan pacu, atau posisi ketiga terakhir dari landasan pacu, mana yang lebih dekat. Taxiway dibedakan oleh yang berbatasan dengan lampu biru, atau dengan memiliki lampu pusat hijau, tergantung pada lebar taxiway, dan kompleksitas pola parkir pesawat.
  4. Runway Centerline Lighting System (RCLS) - lampu tertanam ke permukaan landasan pacu di 50 ft (15 m) interval sepanjang garis tengah landasan pacu. Putih kecuali yang terakhir 900 m (3.000 ft): alternatif putih dan merah untuk berikutnya 600 m (1.969 kaki) dan merah untuk yang terakhir 300 m (984 kaki).

Rabu, 31 Desember 2014

Bandara atau Bandar Udara (Airport)


Pengertian Umum
Bandara atau bandar udara yang juga populer disebut dengan istilah airport merupakan sebuah fasilitas di mana pesawat terbang seperti pesawat udara dan helikopter dapat lepas landas dan mendarat. Suatu bandar udara yang paling sederhana minimal memiliki sebuah landasan pacu atau helipad ( untuk pendaratan helikopter), sedangkan untuk bandara-bandara besar biasanya dilengkapi berbagai fasilitas lain, baik untuk operator layanan penerbangan maupun bagi penggunanya seperti bangunan terminal dan hanggar.
Menurut Annex 14 dari ICAO (International Civil Aviation Organization) : Bandar udara adalah area tertentu di daratan atau perairan (termasuk bangunan, instalasi dan peralatan) yang diperuntukkan baik secara keseluruhan atau sebagian untuk kedatangan, keberangkatan dan pergerakan pesawat.
Sedangkan definisi bandar udara menurut PT (Persero) Angkasa Pura I adalah lapangan udara, termasuk segala bangunan dan peralatan yang merupakan kelengkapan minimal untuk menjamin tersedianya fasilitas bagi angkutan udara untuk masyarakat.

Jumat, 26 Desember 2014

Analisis Dampak Lingkungan Positif dan Negatif Pembangunan Jalan Tol dan Alternatif Pengolahan Lingkungan

Pembangunan jalan tol pasti menimbulkan dampak terhadap lingkungan sekitar baik dampak positif maupun negatif. Adapun rincian dampak pembangunan jalan tol adalah sebagai berikut:

Tabel Identifikasi Dampak Lingkungan

Dampak Lingkungan yang Ditimbulkan dari Pembangunan Jalan Tol (Melewati Hutan Lindung) dan Solusi yang Sebaiknya Dilakukan

Setiap pembangunan yang menggunakan dan memerlukan lahan maupun merubah bentuk landscap permukaan pasti akan memberikan dampak bagi lingkungan di sekitar wilayah pembangunan tersebut. Dampak terhadap manusia, tumbuhan, binatang, tanah, tata air, udara dan fungsi lingkungan lainnya dalam skala mikro ataupun makro, tergantung pada skala proyek. Dampak dimaksud dalam
bentuk yang diinginkan (tujuan) ataupun tidak diinginkan (effek). Adapun identifikasi dampak lingkungannya secara garis besar yang ditimbulkan dari pembangunan jalan tol adalah sebagai berikut:

Berkurangnya luas area hutan lindung
Semakin lebar atau luas lahan tergusur akibat pembangunan jalan tol, semakin besar kemungkinan kerusakan yang terjadi. Misalkan akan dibuat jalan tol dengan lebar jalan 50 meter dan panjang jalan tol dalam kawasan hutan lindung sepanjang 24 km, maka tidak kurang dari 120 hektare kawasan hutan akan beralih fungsi. Maka, sepanjang jalur dengan luas 120 hektare tersebut semua tumbuhan akan mati dan limpasan air dari tanah gusuran akan mempengaruhi wilayah yang lebih luas dari areal yang berubah fungsi itu. Sebenarnya sudah cukup luas area hutan lindung yang di ubah menjadi hutan produktif, apalagi bila ditambah untuk jalan tol, maka berkuranglah hutan sebagai penyumbang oksigen dibumi. Belum lagi apabila terdapat perkembangan ekonomi di sepanjang jalan tol, seperti pembangunan pemukiman atau pertokoan yang semakin mengurangi kawasan hutan.

Sabtu, 20 Desember 2014

AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan)

AMDAL merupakan singkatan dari Analisis Mengenai Dampak Lingkungan. Pengertian AMDAL adalah suatu proses studi formal yang dipergunakan untuk memperkirakan dampak terhadap lingkungan oleh adanya atau oleh rencana kegiatan proyek yang bertujuan memastikan adanya masalah dampak lingkungan yang perlu dianalisis pada tahap awal perencanaan dan perancangan proyek sebagai bahan pertimbangan bagi pembuat keputusan. Sedangkan menurut PP No. 27 Tahun 1999, pengertian AMDAL adalah kajian mengenai dampak besar dan penting untuk pengambilan keputusan suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan.
AMDAL ini merupakan analisis yang meliputi berbagai faktor yaitu faktor fisik, kimia, biologi, sosial ekonomi dan sosial budaya yang dilakukan secara integrasi dan menyeluruh. Fungsi AMDAL adalah sebagai berikut:
  1. AMDAL berfungsi untuk menunjukkan tempat pembangunan yang layak pada suatu wilayah beserta pengaruhnya,
  2. AMDAL berfungsi sebagai masukan dengan pertimbangan yang lebih luas bagi perencanaan dan pengambilan keputusan pembangunan sejak awal, dan
  3. AMDAL berfungsi sebagai arahan/pedoman bagi pelaksanaan rencana kegiatan pembangunan termasuk rencana pengelolaan lingkungan dan rencana pemantauan lingkungan

Perencanaan Alinyemen Vertikal


Dengan mengambil data dari Perencanaan Alinyemen Horizontal, maka data sebagai untuk Perencanaan Alinyemen Vertikal berikut:
  1. Klasifikasi jalan = kelas IIIA (Tabel 1)
  2. Kecepatan rencana (Vr) = 80 km/jam
  3. Kelandaian maksimum yang diizinkan = 5% (Tabel 2)
  4. Stationing PPV atau PVI = 2 + 574,554
  5. Elevasi PPV = +103,050 m
  6. Jarak pandang henti (Jh) = 120 m (Tabel 3)
  7. Jarak pandang menyiap (Jd) = 550 m (Tabel 4)
Dengan melihat potongan memanjang jalur jalan, lengkung vertikal yang direncanakan yaitu lengkung vertikal cekung.

Rabu, 10 Desember 2014

Macam-Macam Pipa untuk Instalasi Air Bersih

Instalasi Pipa Air Bersih harus memenuhi beberapa persyaratan, sehingga dalam operasionalnya dapat mencapai tujuan pemasangan instalsasi tersebut. Persyaratan yang harus dipenuhi adalah:
  1. Memenuhi jumlah yang cukup
  2. Hygienis, memenuhi standar Depkes / WHO
  3. Memenuhi persyaratan teknis secara optimal
  4. Ekonomis, berkaitan dengan nilai investasi, usia, perawatan

Pipa Galvanis
  1. Terbuat dari besi yang di- galvanis
  2. Sistem sambungan: Ulir dan Flench

Pipa PVC (Poly Vynil Chloride)
Sifat Keistimewaan pipa PVC:
  1. Berat jenis 1/5 dari pipa besi, dan 1/3 dari pipa asbes semen
  2. Tahan terhadap asam/alkali dan anti karat
  3. Non-konduktor, tidak menyala/terbakar
  4. Permukaan licin, mengurangi gesekan aliran air (head loss)
  5. Tahan terhadap tensile strength sampai 500 kg/cm2
  6. Fleksibilitas/elastisitas tinggi
  7. Mudah dalam pemasanagan dan perawatan
  8. Biaya instalasi murah

Sabtu, 06 Desember 2014

Sistem Penyedia Air Bersih

Skema Peredaran Air Dan Kemungkinan Untuk Mendapatkan Air Minum


Penampungan dan Pengolahan Air Hujan

Sistem Drainase Air Kotor

Pipa Instalasi Air Kotor
Pipa instalasi air kotor harus memenuhi persyaratan berikut:
  1. Mampu menampung air buangan yang dialirkan
  2. Kuat dan aman terhadap semua sistem yang dipasang
  3. Tidak tembus pandang
Jenis pipa yang umum digunakan:
  1. Pipa PVC
  2. Pipa HDPE (High Density Poly Ethylen)
  3. Pipa Besi Tuang
  4. Pipa Faser cement
  5. Pipa Tanah
  6. Pipa Buis Beton

Sistem Instalasi Pipa Air Kotor
Menurut Sumber air kotor, pada dasarnya dibedakan atas 2 jenis, yaitu:
  1. Air kotor yang berasal dari alat-alat saniter (air limbah)
  2. Air kotor yang berasal dari air hujan

Sabtu, 29 November 2014

Median Jalan Raya

Pada arus lalu lintas yang tinggi seringkali dibutuhkan median guna memisahkan arus lalu lintas yang berlawanan arah.Jadi median adalah jalur yang terletak ditengah jalan untuk membagi jalan dalam masing-masing arah.


Trotoar (Jalur Pejalan Kaki/Side Walk)

Trotoar adalah jalur yang terletak berdampingan dengan jalur lalu lintas yang khusus dipergunakan untuk pejalan kaki (pedestrian). Untuk keamanan pejalan kaki maka trotoar ini harus dibuat terpisah dari jalur lalu lintas oleh struktur fisisk berupa kereb.
Perlu atau tidaknya trotoar disediakan sangat tergantung dari volume pedestrian dan volume lalu lintas pemakai jalan tersebut.


Lebar trotoar
Lebar trotoar yang dibutuhkan ditentukan oleh volume pejalan kaki yang diinginkan, dan fungsi jalan. Untuk itu lebar 1,5 – 3,0 m merupakan nilai yang umum digunakan.

Bahu Jalan


Bahu jalan adalah jalur yang terletak berdampingan dengan jalur lalu lintas yang berfunsi sebagai:
  1. Ruangan untuk tempat berhenti sementara kendaraan yang mogok atau yang sekedar berhenti karena mengemudi ingin berorientasi mengenai jurusan yang akan ditempuh, atau untuk beristirahat.
  2. Ruangan untuk menghindarkan diri dari saat-saat darurat, sehingga dapat mencegah terjadinya kecelakaan.
  3. Memberikan kelegaan pada pengemudi, dengan demikian dapat meningkatkan kapasitas jalan yang bersangkutan.
  4. Ruangan pembantu pada waktu mengadakan pekerjaan perbaikan atau pemeliharaan jalan (untuk tempat penempatan alat-alat,dan penimbunan bahan matrial)
  5. Memberikan sokongan pada konstruksi perkerasan jalan dari arah samping.
  6. Ruangan untuk lintasan kendaraan-kendaraan patroli,ambulans, yang sangat dibutuhkan pada keadaan darurat seperti terjadinya kecelakaan.

Selasa, 18 November 2014

Gaya Belajar dan Bekerja Cerdas

Pengertian Belajar
Belajar adalah perubahan yang relatif permanen dalam perilaku atau potensi perilaku sebagai hasil dari pengalaman atau latihan yang diperkuat. Belajar merupakan akibat adanya interaksi antara stimulus dan respon.Seseorang dianggap telah belajar sesuatu jika dia dapat menunjukkan perubahan perilakunya. Menurut teori ini dalam belajar yang penting adalah input yang berupa stimulus dan output yang berupa respon.
Stimulus adalah apa saja yang diberikan guru kepada pelajar, sedangkan respons berupa reaksi atau tanggapan pelajar terhadap stimulus yang diberikan oleh guru tersebut. Proses yang terjadi antara stimulus dan respon tidak penting untuk diperhatikan karena tidak dapat diamati dan tidak dapat diukur, yang dapat diamati adalah stimulus dan respons, oleh karena itu apa yang diberikan oleh guru (stimulus) dan apa yang diterima oleh pelajar (respons) harus dapat diamati dan diukur.
Menurut Winkel, Belajar adalah semua aktivitas mental atau psikis yang berlangsung dalam interaksi aktif dalam lingkungan, yang menghasilkan perubahanperubahan dalam pengelolaan pemahaman.
Menurut Ernest R. Hilgard dalam (Sumardi Suryabrata, 1984:252) belajar merupakan proses perbuatan yang dilakukan dengan sengaja, yang kemudian menimbulkan perubahan, yang keadaannya berbeda dari perubahan yang ditimbulkan oleh lainnya.
Sifat perubahannya relatif permanen, tidak akan kembali kepada keadaan semula. Tidak bisa diterapkan pada perubahan akibat situasi sesaat, seperti perubahan akibat kelelahan, sakit, mabuk, dan sebagainya.
Sedangkan Pengertian Belajar menurut Gagne dalam bukunya The Conditions of Learning 1977, belajar merupakan sejenis perubahan yang diperlihatkan dalam perubahan tingkah laku, yang keadaaannya berbeda dari sebelum individu berada dalam situasi belajar dan sesudah melakukan tindakan yang serupa itu. Perubahan terjadi akibat adanya suatu pengalaman atau latihan. Berbeda dengan perubahan serta-merta akibat refleks atau perilaku yang bersifat naluriah. Moh. Surya (1981:32), definisi belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan individu untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru keseluruhan, sebagai hasil pengalaman individu itu sendiri dalam interaksinya dengan lingkungan. Kesimpulan yang bisa diambil dari kedua pengertian di atas, bahwa pada prinsipnya, belajar adalah perubahan dari diri seseorang.

Problem Solving Skill

Di dalam hidup setiap orang pastilah akan banyak sekali masalah yang menghadang. Dan sayangnya kita tidak bisa memilih kapan masalah itu harus datang. Masalah itu seperti pencuri yang datangnya kita tidak tahu setiap orang mempunyai masalahnya sendiri.

Definisi masalah (Definition of Problem)
Masalah adalah perbedaan antara ekspektasi atau harapan dengan realitas atau keadaan yang sebenarnya atau perbedaan antara das sain dengan das sollen.
Pada dasarnya, masalah adalah:
  1. Sesuatu yang membutuhkan sebuah solusi (something that need a solution).
  2. Dapat menjadi positif atau negative (can be either positive or negative)

Problem Solving
Problem solving atau pemecahan masalah adalah bagian dari proses berpikir. Sering dianggap merupakan proses paling kompleks diantara semua fungsi kecerdasan, pemecahan masalah telah

Berpikir Kritis dan Kreatif

Pengertian Kreatif
Dalam KBBI, kreatif didefenisikan sebagai kemampuan untuk mencipta atau proses timbulnya ide baru. Pada intinya pengertian Kreatifitas adalah kemampuan seseorang untuk menciptakan sesuatu yang baru, baik berupa gagasan maupun karya nyata, dalam bentuk ciri-ciri aptitude maupun non aptitude,dalam karya baru maupun kombinasi dengan hal-hal yang sudah ada, dan semuanya relatif berbeda dengan yang sudah ada sebelumnya. Sebenarnya, ada banyak pengertian Kreatifitas, misalnya ada yang mengartikan Kreatifitas sebagai upaya melakukan aktivitas baru dan mengagumkan. Di lain pihak, ada yang menganggap bahwa Kreatifitas adalah menciptakan inovasi baru yang mencengangkan.
Kreatifitas dapat di kembangkan. Dalam perkembangan pemikiran kreatif terkadang jika kita salah mendidik seseorang, itu malah membuat seseorang tidak kreatif, seperti misalnya mendidik dengan cara menekan seseorang. Sangat disayangkan bahwa sumberdaya mental kita terbuang dengan cara seperti itu. Bakat kreatif harus di cari, di kembangkan, dan harus dimanfaatkan sebaik mungkin,
meskipun sebenarnya sulit untuk mengukur potensi individu untuk melakukan kreatif. Setiap orang mempunyai beberapa kapasitas untuk menjadi seorang inovatif dan kreatif. Namun biasanya orang yang inovatif dan kreatif merupakan komuditas langka. Biasanya seseorang seperti itu adalah seseorang yang memiliki sikap mental yang bagus.

Perhitungan Kebebasan Samping Di Tikungan (E) pada Lengkung Horizontal I (C-C), Lengkung Horizontal II (S-C-S), dan Lengkung Horizontal III (S-S)

Perhitungan Kebebasan Samping Di Tikungan (E) pada Lengkung Horizontal I (C-C)
Jika Vr = 60 km/jam
  1. Jarak pandang henti (Jh) = 75 m (Tabel 6)
  2. Jarak pandang menyiap = 350 m (Tabel 5)
  3. Lebar pengawasan = 20 m → untuk jalan arteri (PPGJR) No.13/1970

Jari-jari sumbu lajur (R’)
R’ = Rc – ½ W = 955 – ½ x 7 = 951,500 m
L total = Lc = 166,648 =166,648 m

Jarak pandang henti berdasarkan (PPGJR) No.13/1970
Bina Marga menetapkan f = 0,35 – 0,55
Jh = 0,694 x Vr + 0,004 x (Vr2/f) = 0,694 x 60 + 0,004 x (602/0,35) = 82,783 m

Jarak pandang henti untuk jalan dengan kelandaian
Kelandaian jalan (L) = 8% (Tabel 7)
Bina Marga menetapkan f = 0,35 – 0,55
T = waktu tanggal, ditetapkan 2,5 detik







Diambil Jh = 74.661 m

Pelebaran Perkerasan Lengkung Horizontal I (C-C), Lengkung Horizontal II (S-C-S), dan Lengkung Horizontal III (S-S)

Pelebaran Perkerasan Lengkung Horizontal I (C-C)
Jalan kelas IIIA muatan sumbu terberat 8 ton sehingga direncanakan kendaraan terberat
yang melintas adalah kendaraan besar.
Sehingga:
  1. Klasifikasi jalan = kelas IIIA (Tabel 1)
  2. Keceparan rencana (Vr) = 60 km/jam
  3. Jari-jari rencana (Rc) = 955 m
  4. Jumlah jalur lintasan (n) = 2
  5. Kebebasan samping (c) = 0,8 m
  6. Lebar lintasan kendaraan sedang pada jalan lurus (b) = 2,6 m
  7. Jarak antara as roda depan dan belakang kendaraan besar (p) = 7,6 m
  8. Tonjolan depan sampai bemper kendaraan besar (A) = 2,1 m












Lebar perkerasan pada jalan lurus 2 x 3,5 m = 7 m
Dikarenakan B > m → 7,083 m > 7 m
7,083 – 7 = 0,083 m
Jadi pelebaran perkerasan yang diperlukan adalah = 0,083 m
Menurut Peraturan Perencanaan Geometrik Jalan Raya (PPGJR) No. 13/1970, pelebaran
perkerasan yang diperlukan < 0,6 m dapat diabaikan.
Jadi pelebaran perkerasan pada lengkung horizontal I (C-C) diabaikan karena < 0,6 m yaitu 0,083 m

Perencanaan Alinyemen Horizontal Circle-Circle, Spiral-Cicle-Spiral, dan Spiral-Spiral


Titik Koordinat

Sudut Azimuth




Perhitungan Sudut Tikungan
ΔPI = α1-2 - αA-1 = 95,01366623 - 85,01366623 = 10 = 10⁰ 0’ 0”
ΔPII = α1-2 - α2-3 = 95,01366623 - 65,05449233 = 29,959 → 30 = 30⁰ 0’ 0”
ΔPIII = α3-B - α2-3 = 109,0388057 - 65,05449233 = 43,5938824 → 44 = 44⁰ 0’ 0”

Engineering Judgment

Engineering Judgment
Dalam menjalankan hidup ini, melakukan langkah pertama itu selalu sulit. Namun tanpa langkah awal, tidak akan ada kata sukses.
Dengan kita memilih atau menempuh jenjang karir sebagai seorang Insinyur, kita sudah melakukan sebuah langkah yang besar atau langkah pertama untuk menuju kesuksesan yang tidak hanya menjadi seorang tenaga ahli di bidang teknik sipil, tetapi juga seorang pemimpin dibidangnya.
“Tanpa Engineering tidak akan nada kemajuan!!!”
Dalam dunia Teknik Sipil, kita akan terus mempelajari pengetahuan dan keahlian
yang sangat diperlukan dalam pengembangan karis saudara ke jenjang yang lebih baik.
Tetapi tidak ada ilmu yang lengkap. Ada dua hal yang penting lain yang saudara
perlukan.
  1. Seberapa jauh kita dapat membangun karir dengan sukses?
  2. Apa yang dapat kita lakukan sebagai seorang individu, dalam keadaan yang penuh persaingan, agar pada akhirnya dapat terpilih sebagai pimpinan dari sekelompok Insinyur?
Semua bergantung kepada usaha kita, bahkan di dalam system yang sangat ketat sekalipun tanpa usaha maka kegagalanlah hasilnya.

The Six Thinking Hats


The Six Thinking Hats (STH) yang diciptakan oleh Edward de Bono pada tahun 1995 ini adalah suatu metode berpikir lateral yang mengajarkan cara meningkatkan kualitas daya pikir untuk menghasilkan sesuatu yang kreatif. Dalam metode STH, seseorang tidak hanya dilatih untuk berkonsentrasi menyelesaikan suatu masalah dalam sekuens waktu tertentu, tetapi juga dipersiapkan untuk dapat menerima dan menghargai pendapat orang lain. STH dapat digunakan baik individu maupun dalam grup diskusi. Disini, individu atau kelompok belajar memisahkan cara berpikir tentang sebuah topik ke dalam enam kategori. Setiap kategori diwakili dengan warna topi yang berbeda. Dengan memakai topi dan berganti topi, individu atau kelompok dapat dengan mudah memfokuskan pemikiran ke dalam topik pembicaraan. Dengan demikian, kita bisa mengeksplorasi suatu subjek tanpa harus mengambil posisi yang bersifat kontra.

Senin, 17 November 2014

Macam-Macam Istilah dan Bermacam-Macam Instalasi AC

AC Window
Dari pengertian kata AC jenis ini berarti AC jendela .dan itu betul sebab Ac model ini di pasang di tembok yang bentuknya frame nya mirip jendela,bagian Evaporator Ac berada di dalam tembok/dinding, sedang bagian kondensor ada dibagian luar jendela di dinding. Sedang Kompressor jadi satu di dalamnya.AC model ini sekarang sudah jarang di gunakan karena bentuknya kurang trendy.  Ukuran Ac ini antara ¾ pk s/d 2pk. (tenaga kuda kapasitas pendinginan). Keberadaan model ini sudah makin terdesak oleh AC jenis Split. Untuk AC Window bentuknya dan pemasanganya seperti gambar di bawah ini.

AC Window

AC Split
AC split adalah Model AC yang banyak anda temui di saat ini. AC jenis ini banyak dipakai di rumah pribadi maupun gedung bertingkat untuk fungsi Apartement.

Prinsip Kerja System AC

Pada prinsipnya proses pendinginan AC tidak jauh berbeda dengan lemari pendingin (kulkas). hanya pada AC pemindahan panas di perlukan energi tambahan yang besar, mula2 panas dari udara di dalam ruang di serap oleh evapulator, lalu panas dari evapulator di serap oleh kompresor dan selanjutnya di pompakan ke kondensor, dan dari kondensor di pisahkan atau di buang ke luar ruangan. Udara yang diserap berubah  temperaturnya, kemudian udara di kembalikan ke ruang dengan bantuan kipas (blower) dan bercampur dengan udara ruangan. Secara umum gambaran mengenai prinsip kerja AC adalah:
  1. penyerapan panas oleh evapulator
  2. pemompaan panas oleh kompresor
  3. pelepasan panas oleh kondensor
  4. serta adanya proses ekspansi (di dalam AC biasanya Pipa kapiler)
Proses selanjutnya berkaitan dengan tekanan. Dengan di berikan tekanan yang di berikan bahan pendingin (refrigent) dapat di ubah wujudnya dari uap menjadi cair sehingga titik didih dan titik

Tabel Konfigurasi Beban Sumbu

Minggu, 16 November 2014

AC (Air Conditioner)

Jenis-Jenis AC (Air Conditioner)
Menurut jenisnya AC yang biasa dipasang dari suatu gedung yaitu:
  1. AC Split Wall
  2. AC Cassette
  3. AC Split Duct
  4. AC Floor Standing
  5. AC VRV
  6.  AC AHU

AC Split Wall


AC Split Wall  terdiri dari:
  1. Unit indoor yang terdiri dari filter udara, evaporator dan evaporator blower, expansion valve dan controll unit,

Sabtu, 15 November 2014

Metode Kerja Pondasi Bored Pile


Pendahuluan
Seiring perkembangan jaman, pembangunan di Indonesia telah menyebar, tidak hanya terpusat di kota-kota besar saja, tapi telah merambah ke daerah-daerah, di seluruh pelosok tanah air. Dalam pembangunan tersebut banyak bangunan besar seperti gedung, jembatan, menara dan bangunan lain didirikan. Untuk menahan beban bangunan yang berat tersebut tentunya diperlukan pondasi yang kokoh. Apabila kondisi tanah di permukaan tidak mampu menahan bangunan tersebut, maka beban bangunan harus diteruskan ke lapisan tanah keras di bawahnya. Untuk itu sering dipakai konstruksi pondasi dalam berupa tiang pancang atau bored pile. Pondasi tiang pancang sering dipakai pada lahan yang masih luas dan kosong, dimana getaran yang ditimbulkan pada saat aktifitas pemancangan

Jalan Tol

Pengertian


Jalan tol adalah jalan umum yang merupakan bagian sistem jaringan jalan dan sebagai jalan nasional yang penggunanya diwajibkan membayar tol ( Pasal 1 UU No. 15 Tahun 2005). Penyelenggaraan jalan tol sendiri dimaksudkan untuk mewujudkan pemerataan pembangunan dan hasilnya serta keseimbangan dalam pengembangan wilayah dengan memperhatikan keadilan, yang dapat dicapai dengan membina jaringan jalan yang dananya berasal dari pengguna jalan. Sedangkan tujuan dari jalan tol yakni untuk meningkatkan efisiensi pelayanan jasa distribusi guna menunjang peningkatan pertumbuhan ekonomi terutama di wilayah yang sudah tinggi tingkat perkembangannya (Pasal 2 UU No. 15 Tahun 2005 ).

Definisi Bilangan Reynolds

Dalam mekanika fluida, bilangan Reynolds adalah rasio antara gaya inersia (vsρ) terhadap gaya viskos (μ/L) yang mengkuantifikasikan hubungan kedua gaya tersebut dengan suatu kondisi aliran tertentu. Bilangan ini digunakan untuk mengidentikasikan jenis aliran yang berbeda, misalnya laminar dan turbulen. Namanya diambil dari Osborne Reynolds (1842–1912) yang mengusulkannya pada tahun 1883.
Bilangan Reynold merupakan salah satu bilangan tak berdimensi yang paling penting dalam mekanika fluida dan digunakan, seperti halnya dengan bilangan tak berdimensi lain, untuk memberikan kriteria untuk menentukan dynamic similitude. Jika dua pola aliran yang mirip secara geometris, mungkin pada fluida yang berbeda dan laju alir yang berbeda pula, memiliki nilai bilangan tak berdimensi yang relevan, keduanya disebut memiliki kemiripan dinamis.
Rumusan :
Rumus bilangan Reynolds umumnya diberikan sebagai berikut:
Re = ρvsL/μ = νs L/v = Gaya Inersia / Gaya Viskos
dengan:
  • vs – kecepatan fluida,
  • L – panjang karakteristik,
  • μ – viskositas absolut fluida dinamis,
  • ν – viskositas kinematik fluida: ν = μ / ρ,
  • ρ – kerapatan (densitas) fluida.
Misalnya pada aliran dalam pipa, panjang karakteristik adalah diameter pipa, jika penampang pipa bulat, atau diameter hidraulik, untuk penampang tak bulat

Jumat, 14 November 2014

Etika Profesi

Pengertian Etika dan Etika Profesi
Kata etik (atau etika) berasal dari kata ethos (bahasa Yunani) yang berarti karakter, watak kesusilaan atau adat. Sebagai suatu subyek, etika akan berkaitan dengan konsep yang dimiliki oleh individu ataupun kelompok untuk menilai apakah tindakantindakan yang telah dikerjakannya itu salah atau benar, buruk atau baik.
Etika adalah refleksi dari apa yang disebut dengan “self control”, karena segala sesuatunya dibuat dan diterapkan dari dan untuk kepentingan kelompok social (profesi) itu sendiri. Kehadiran organisasi profesi dengan perangkat “built-in mechanism” berupa kode etik profesi dalam hal ini jelas akan diperlukan untuk menjaga martabat serta kehormatan profesi, dan di sisi lain melindungi masyarakat dari segala bentuk penyimpangan maupun penyalahgunaan keahlian.
Hal ini dapat disimpulkan, sebuah profesi hanya dapat memperoleh kepercayaan dari masyarakat, bilamana dalam diri para elit profesional tersebut ada kesadaran kuat untuk mengindahkan etika profesi pada saat mereka ingin memberikan jasa keahlian profesi kepada masyarakat yang memerlukannya.