Minggu, 19 Januari 2014

Pemanfaatan Air untuk Perikanan

Definisi dari perikanan menurut (UU no 31 th 2004)  adalah semua kegiatan yang berhubungan dengan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya ikan dan lingkunganya mulai dari pra produksi, produksi, pengelolahan sampai dengan pemasaran yang dilaksanakan dalam suatu bisnis perikanan.
Perikanan adalah semua kegiatan yang berkaitan dengan ikan termasuk memproduksi ikan, baik melalui penangkapan maupun Budidaya dan atau mengolahnya untuk memenuhi kebutuhan manusia akan pangan sumber protein dan non pangan.

Sekilas Mengenai Perikanan Indonesia 
Indonesia merupakan negara kepulauan yang terdiri dari 17.000 pulau , mempunyai garis pantai sebesar
81.000km2 serta luas laut sebesar 5,8 juta km2 sehingga potensi perikanan yang diperoleh dari perairan laut indonesia bisa diperkirakan sebesar 6,41 jt ton/thn. Dalam rangka pengelolahan dan pemanfaatan,daerah penangkapan ikan  (fishing ground) dibagi menjadi sembilan wilayah pengelolaan perikanan (WPP) : WPP1 (perairan selat Malaka), WPP2 (Perairan Laut Cina Selatan),WPP3 (perairan laut Jawa), WPP4 (perairan selat Makassar dan laut Flores), WPP5 (perairan laut Banda), WPP6 (Perairan laut Seram dan teluk Tomini), WPP7 (perairan laut Sulawesi dan samudera Pasifik), WPP8 (perairan laut Arafuru), WPP9 (perairan samudera Hindia). Dari pembagaian wilayah diatas potensi lestari yang tinggi terdapat pada perairan laut samudera Hindia (1,08 juta ton/thn) dan laut Cina Selatan (1,06 juta ton/thn) serta selat Makassar dan laut Flores. Wilayah yang dapat dieksploitasi lebih banyak lagi adalah laut Seram dan teluk Tomini, laut Arafuru, laut Cina selatan, laut Sulawesi, dan samudera Pasifik karena tingkat pemanfaatanya kurang dari 50%. Indonesia memiliki sumber daya ikan yang luar biasa, baik dari keragamanya maupun jumlahnya karena dari 20.000 jenis ikan di dunia, sebagian besar terdapat di indonesia, selain itu jumlah nelayan dan pembudidaya di Indonesia sangat besar dari data yang diperoleh jumlah nelayan perairan laut = 3.311.821 orang dan perairan umum = 545.786 orang (thn 2003) serta untuk pembudidaya mencapai 2.270.164 orang (tahun 2002).

Perairan Laut



Dari pernyataan diatas dapat kita ketahui bahwa periakanan dapat kiata peroleh dari perairan laut yang dimana perairan laut merupakan salah satu dari air permukaan. Perairan laut tidak hanya bisa dimanfaatkan untuk perikanan namun juga untuk pariwisata (yang nantinya akan dijelaskan dibawah). Beberapa hasil dari perairan laut yang sering kita jumpai adalah ikan pelagis besar, ikan pelagis kecil,ikan damersal,ikan karang, udang peneid, udang lobster, cumi-cumi, tuna . selain itu perikanan tangkap banyak dilakukan di perairan laut. Perikanan tangkap adalah usaha penangkapan ikan dan organisme air lainnya di alam liar (laut, sungai, danau, dan badan air lainnya). Berdasarkan data FAO, hasil tangkapan dunia oleh perikanan komersial di tahun 2010 mencapai 88.6 juta ton dan 0.9 juta ton berupa tanaman air (rumput laut, dan sebagainya). Jumlah ini bisa dibedakan dengan 59.9 juta ton 19.0 juta ton tanaman air yang dihasilkan budi daya perairanSehingga perikanan di perairan laut lebih besar dibanding dengan budidaya seperti tambak dan empang.


Budidaya Perikanan
Tambak 
Menurut PERMEN PU no 16 tahun 2011 tambak adalah kolam air payau yang digunakan untuk budidaya perikanan darat berupa udang, ikan , kepiting, kerang-kerangan dan rumput laut. Tambak termasuk perairan laut karena masih dalam batas laut, air yang digunakan pun air laut yang bercampur dengan air tawar.


Tambak banyak mengandalkan dari air laut sehingga harus mengetahui pasang surut dari air laut, hal ini berpengaruh pada air yang masuk mengandung unsur hara yang cukup atau tidak. Ini sangat penting untuk perkembangan pada ikan. Ikan yang biasa diternakan pada tambak adalah bandeng,ikan kakap ,ikan nila , ikan kerapu, udang dan kerang.

Perairan Darat
Empang
Empang dan tambak adalah berbeda jika tambak seperti yang dijelaskan diatas berisi air payau dan air laut namun empang adalah sejenis kolam berisi air tawar.jenis ikan yang dibudidayakan pada empang adalah ikan mas, ikan patin, ikan lele, ikan gurame, ikan nila dls ikan air tawar.


Danau dan Sungai
Danau dan sungai merupakan salah satu jenis air permukaan khususnya perairan darat. Perikanan pada danau dan sungai tidak besar orang mengambil ikan dari sungai ataupun danau dalam skala kecil, tidak dilakukan dengan skala besar hanya seperti memancing biasa. Hasil tangkapanya pun tidak dijual dengan skala besar. Jenis ikan yang dapat diketemui pada sungai dan danau adalah ikan mujair , ikan lele atau ikan-ikan kecil seperti wader.
Empang, sungai, danau merupakan perairan darat dan bisa dimanfaatkan untuk perikanan. Sehingga perairan laut maupun perairan darat kedua-dunya memberikan manfaat pada sektor perikanan walaupun dalam jumlah yang berbeda. Namun selain perikanan jenis air yaaitu air permukaan baik perairan darat maupun perairan laut juga bisa dimanfaatkan sebagai obyek wisata dengan menyuguhkan keindahan panoramanya serta tempat untuk bersantai.










Tidak ada komentar:

Posting Komentar