Sabtu, 31 Januari 2015

Gaya Helicoidal pada Tikungan Sungai

Helicoidal aliran adalah cockscrew (spiral) gerakan yang bertanggung jawab untuk memindahkan air sungai terkikis beban dari luar ke tepi sebuah sungai. Pada belokan sungai, memungkinkan terjadinya gaya sentrifugal. Gaya sentrifugal pada belokan akan menyebabkan timbulnya arus melintang sungai, dan bersama-sama dengan aliran utama membentuk aliran helicoidal. Aliran helicoidal adalah gerakan spiral air sungai yang menyebabkan terkikisnya sisi luar sungai dan pengendapan pada sisi dalam sungai. Besarnya kecepatan arus melintang berkisar antara 10-15% dari kecepatan pada arah utama aliran dengan cirri bahwa di dekat permukaan, arus melintang bergerak kearah belokan dalam.
Erosi dan endapan sungai karena aliran helicoidal ini menyebabkan terbentuknya liku sungai. Dampak utama akibat aliran helicoidal ini adalah terjadinya serangan pada tebing sungai pada sisi luar belokan, serta pengendapan atau sedimentasi pada dasar sungai di dekat sisi dalam belokan.
Gaya yang bekerja dan skema aliran helicoidal yaitu:




Persamaan aliran disisi tengah aliran (midstream Channel) seperti yang dirumuskan oleh rozovskii (1957) dan Bouwmeester (1972) adalah sebagai berikut.

Dimana:
r = jari-jari belokan rerata,
h = kedalaman air rerata, 
v mean = Q/A = kecepatan yang mewakili tampang, 
k = konstanta Kappa = 0,4 - 0,5 
C = koefesien Chezy = (1/n)R^1/6
n = angka kekasaran Mannin, 
R = Jari-jari hidrolis

Tidak ada komentar:

Posting Komentar