Selasa, 22 Mei 2012

SISTEM PENYEDIA AIR PANAS


JENIS PEMANAS AIR
  1. Pemanas air sesaat / langsung (instantaneous water heater)
Katup gas / pemantik listrk akan terbuka bila ada aliran air minimum yang masuk dengan tekanan minimum (> 4 kg/cm2). Bila tekanan air tidak mencukupi, maka pemantik tidak akan menyala. Selain tiu penyediaan udara harus cukup.

  1. Pemanas air dengan tangki penyimpan
Pemanasan air dilakukan di tangki penyimpan yang dilengkapi dengan elemen pemanas, pengatur temperatur, termometer, katup pengam,an, check hole, dan pengukur tekanan.
Kapasitas tangki ditentukan sesuai dengan kapasitas beban puncak pemakaian air panas.


Perhitungan kebutuhan air panas dapat didasarkan pada jenis dan jumlah alat plambing, yaitu dengan perhitungan sebagai berikut:
  • Jumlah Pemakaian air/jam = juml. Alat plambing x pemakaian air panas sesuai jenis
  • Laju aliran air panas maksimum = juml. Pemakaian air/jam x Faktor Reduksi (Demand Factor)
  • Volume tangki penyimpan air panas = laju aliran air maks (Q max) x koefisien kapasitas penyimpanan (Storage Factor)
  • Kapasitas pemanas air = laju aliran maks (Q max) x beda temperatur (ΔT / T air panas –T air dingin)
 
Contoh Prediksi Pipa Penyalur Air Panas (per seri vertikal)

Diketahui:
Suatu apartemen merencanakan fasilitas air panas yang melayani 24 bak mandi, 24 wastafel dan 24 kitchen sink.

Maka :
Kebutuhan air panas meliputi:
   24 bak mandi      x       5 l/m          = 120 l/m
   24 wastafel          x       0.3 l/m      = 7.2 l/m
   24 kitchen sink   x       1.35 l/m    = 32.4 l/m
Total                                                  = 159.6 l/m,

Jadi air panas yang diperlukan
   = 159.6 l/m  x 0.3 (faktor reduksi – Tabel A) = 48 l/m

Dimensi Pipa yang dibutuhkan (lihat Tabel B)
   = f 1 “ (65 l/m)

Tabel A.   KEBUTUHAN AIR PANAS – FAKTOR REDUKSI – FAKTOR SIMPANAN

Flat
Rumah Sakit
Hotel
Pabrik
Kantor
Wastafel
0.3
0.4
0.5
0.8
0.4
Shower
5
5
5
15
-
Bak cuci (kitchen sink)
1.35
1.35
2
1.35
1.0
Kitchen sink (u/ 500 org)
16.5
1.7
16.7
16.7
16.7
Bak Pantry
0.35
0.65
0.65
-
-
Faktor Reduksi (Demand Factor)
0.3
0.25
0.25
0.4
0.3
Faktor Simpanan (Storage Factor)
1.25
0.6
0.8
1.00
2.00



Tabel B. PIPA PENYALUR AIR ( tahanan 0,2 m / m’)

Diameter Pipa
(inch)
Daya Salur
(liter/menit)
3/8
5
½
12.5
¾
30
1
65
1 ¼
130
2
200
3
1500
4
2000
Kran
½
20
¾
40
1
70
1 ¼
110

Tidak ada komentar:

Posting Komentar